PURWOREJO — Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti halaman SMP Negeri 10 Purworejo pada Selasa, 2 Juni 2026. Sekolah ini sukses menggelar acara Purnawiyata bagi seluruh siswa kelas 9 yang telah menyelesaikan masa studinya.

Penampilan para siswa tampak berbeda dan anggun pada hari kelulusan mereka. Siswa laki-laki tampil rapi mengenakan kemeja putih lengkap dengan dasi, sementara siswa perempuan tampil memesona dalam balutan busana kebaya khas Indonesia.

Kemeriahan Pra-Acara dan Kirab Siswa

Sebelum prosesi inti dimulai, para hadirin dihibur oleh sesi pra-acara yang menampilkan bakat-bakat luar biasa dari siswa-siswi SMP Negeri 10 Purworejo. Penampilan seni tari tradisional yang gemulai dan lantunan merdu dari sesi solo vokal sukses memukau orang tua dan tamu undangan yang hadir.

Acara resmi kemudian diawali dengan prosesi kirab siswa kelas 9. Dengan langkah tegap dan penuh percaya diri, seluruh wisudawan dan wisudawati memasuki area utama acara, menandai dimulainya puncak perayaan kelulusan mereka.

Apresiasi untuk Siswa Berprestasi

Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras siswa selama tiga tahun, pihak sekolah memberikan penghargaan khusus kepada para siswa yang menorehkan prestasi gemilang. Penghargaan tersebut dibagi menjadi tiga kategori utama:

  • 10 Besar Nilai Rapor Tertinggi
  • 4 Besar Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tertinggi
  • Pemenang Kejuaraan Non-Akademik (di bidang olahraga, seni, dan kreativitas)

Kepala SMP Negeri 10 Purworejo, Sutarto, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa selamat dan bangganya yang mendalam kepada seluruh lulusan tahun ajaran ini.

“Kami merasa sangat bangga melihat perkembangan dan capaian anak-anak sekalian. Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju masa depan yang lebih tinggi. Pertahankan prestasi dan jaga nama baik almamater di mana pun kalian melanjutkan sekolah,” pesannya penuh haru.

Prosesi Sakral Pengalungan Samir

Acara inti purnawiyata ditutup dengan prosesi pengalungan samir (kalung wisuda) kepada seluruh siswa kelas 9 sebagai simbol resmi bahwa mereka telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP. Setelah pengalungan samir, acara diakhiri dengan sesi foto bersama masing-masing kelas yang didampingi oleh wali kelas mereka sebagai kenang-kenangan yang akan abadi.